
BANGKA – Aktivitas tambang timah yang beroperasi di kawasan Pantai Lepar, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, hingga kini dikabarkan masih berlangsung dan menjadi sorotan masyarakat. Meski keberadaannya sudah lama menjadi perhatian publik, belum terlihat adanya tindakan tegas yang mampu menghentikan aktivitas tersebut secara permanen.

Warga mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak aktivitas pertambangan yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pasalnya, aktivitas tambang di kawasan pesisir tersebut disebut-sebut masih berjalan, sementara dampak lingkungan yang ditimbulkan terus menjadi kekhawatiran masyarakat.Pantai Lepar dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir yang memiliki potensi wisata dan sumber mata pencaharian bagi nelayan setempat.
Namun, keberadaan tambang timah di kawasan itu dikhawatirkan dapat merusak ekosistem pantai, mengganggu aktivitas nelayan, serta mengancam keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut.
Sejumlah warga menilai lemahnya pengawasan dan penindakan dapat menimbulkan anggapan bahwa aktivitas tambang di kawasan tersebut seolah-olah tidak tersentuh hukum. Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai siapa pihak yang bertanggung jawab dan mengapa aktivitas tersebut masih dapat berlangsung hingga sekarang.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta instansi terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan yang ada di Pantai Lepar. Jika ditemukan pelanggaran, warga meminta agar dilakukan penindakan tegas sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu.
Selain penegakan hukum, masyarakat juga berharap adanya langkah konkret untuk menjaga kelestarian kawasan pesisir Pantai Lepar agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah.
Menurut mereka, perlindungan terhadap lingkungan dan kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan segelintir pihak yang mengambil keuntungan dari aktivitas pertambangan.
Hingga berita ini ditulis, aktivitas tambang timah di kawasan Pantai Lepar masih menjadi perhatian publik dan masyarakat menantikan langkah nyata dari aparat penegak hukum untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di lapangan.(Citra)
