
Pangkalpinang — Kawasan wisata Pantai Pasir Padi yang selama ini dikenal sebagai destinasi andalan masyarakat di wilayah Pangkalpinang kini menjadi sorotan. Pasalnya, muncul dugaan aktivitas tambang timah di sekitar area pesisir pantai tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan adanya kegiatan yang diduga berkaitan dengan penambangan timah di kawasan pantai pasir padi Air Itam. Aktivitas ini dinilai berpotensi mengganggu keindahan alam serta merusak ekosistem pesisir yang selama ini menjadi daya tarik utama wisatawan.
Sejumlah warga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap dampak jangka panjang dari aktivitas tersebut. Selain berpotensi merusak lingkungan, keberadaan tambang juga dikhawatirkan dapat menurunkan minat wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pasir Padi.“Kalau terus dibiarkan, pantai ini bisa rusak. Padahal ini tempat wisata kebanggaan kita,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, aktivitas tambang di kawasan wisata juga dinilai bertentangan dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah sebagai sumber ekonomi alternatif di luar pertambangan.
Hingga saat ini, masyarakat menunggu langkah tegas dari pihak terkait untuk menertibkan aktivitas tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera turun tangan guna menjaga kelestarian Pantai Pasir Padi sebagai aset wisata daerah.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan, khususnya di kawasan yang memiliki nilai ekologis dan pariwisata tinggi. Pemerintah diharapkan dapat menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan demi keberlanjutan wilayah pesisir di Pangkalpinang.(Citra)
