
BANGKA, BABEL NEWS UPDATE – Aktivitas penambangan timah yang diduga berlangsung pada malam hari menjadi sorotan di kawasan Dermaga Nelayan Jalan Laut, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas tersebut diduga menggunakan ponton tambang jenis rajuk tower yang beroperasi pada malam hari.
Lokasi aktivitas disebut berada di belakang perkebunan kelapa sawit yang terletak di sisi kanan Jalan Laut, tepatnya sebelum tikungan patah dan tidak jauh dari sebuah kelenteng.
Dari informasi yang diterima Babel News Update, terdapat dugaan sekitar enam unit ponton rajuk tower yang berkaitan dengan seorang pria berinisial atau dikenal dengan nama Riko alias Cakon bersama pihak keluarganya.
Tak hanya itu, Riko alias Cakon juga disebut-sebut memiliki tempat pelobian timah yang lokasinya tidak jauh dari kawasan aktivitas penambangan tersebut.
Informasi ini memunculkan sejumlah pertanyaan, mulai dari siapa pemilik sebenarnya enam unit ponton tersebut, bagaimana legalitas aktivitas penambangannya, hingga ke mana hasil penambangan timah tersebut dibawa dan dilobi.
Aparat penegak hukum dan instansi terkait diminta segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Penelusuran jangan hanya berhenti pada aktivitas ponton, tetapi juga perlu menyasar tempat penampungan atau pelobian timah yang diduga memiliki keterkaitan dengan kegiatan tersebut.
Jika ditemukan adanya pelanggaran, penindakan diharapkan dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap pihak yang diduga menjadi pemodal, pemilik ponton, pengurus lapangan, serta pihak yang mengambil keuntungan dari aktivitas pertambangan.
Jangan sampai aktivitas tambang yang diduga berlangsung pada malam hari terus berjalan tanpa pengawasan dan penegakan hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait maupun klarifikasi dari Riko alias Cakon mengenai informasi tersebut. Babel News Update membuka ruang hak jawab dan klarifikasi guna menjaga keberimbangan pemberitaan.(Citra)
