
PANGKALPINANG, BABEL NEWS UPDATE — Aktivitas tambang timah yang diduga ilegal kembali menjadi sorotan di kawasan Gang Buntu, Opas Indah, Kota Pangkalpinang. Aktivitas tersebut disebut berlangsung secara kucing-kucingan dan memilih waktu malam hari untuk melakukan pekerjaan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas penambangan diduga dilakukan ketika kondisi lingkungan mulai sepi. Pola operasi pada malam hari ini memunculkan dugaan bahwa kegiatan tersebut sengaja dilakukan untuk menghindari pengawasan maupun penertiban dari pihak berwenang.
Kondisi tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai efek jera terhadap aktivitas tambang yang diduga tidak memiliki izin. Jika kegiatan serupa benar masih berlangsung, masyarakat tentu mempertanyakan sejauh mana pengawasan dan tindakan tegas terhadap aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.
Tak hanya aktivitas tambang yang menjadi sorotan. Nama Deka disebut-sebut oleh sumber informasi sebagai sosok yang diduga berperan sebagai aktor utama di balik aktivitas tersebut.Namun demikian, dugaan keterlibatan Deka tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Babel News Update tidak menempatkan informasi tersebut sebagai sebuah fakta sebelum adanya klarifikasi maupun bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.Masyarakat berharap aparat terkait dapat turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi, khususnya pada malam hari, guna memastikan apakah benar terdapat aktivitas pertambangan dan mengetahui legalitas kegiatan tersebut.
Apabila terbukti tidak memiliki izin, masyarakat meminta agar penanganan tidak berhenti pada pekerja di lapangan.
Pihak yang diduga menjadi pengendali, pemodal, maupun pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut juga diharapkan dapat ditelusuri sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Hingga berita ini diterbitkan, Babel News Update masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak berwenang maupun Deka terkait informasi tersebut.(Citra)
