
BELINYU, BANGKA — Dugaan adanya pengeluaran pasir timah secara diam-diam dari salah satu Kapal Isap Produksi (KIP) yang berada di wilayah Mantung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, menjadi sorotan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, pasir timah diduga dikeluarkan secara diam-diam dari KIP tersebut. Dugaan itu juga memunculkan isu adanya “permainan orang dalam” dalam proses pengeluaran hasil produksi.
Persoalan tersebut disebut telah dilaporkan kepada pihak terkait. Dalam laporan yang dimaksud, nama Pjo dan Atg disebut-sebut berkaitan dengan dugaan kasus tersebut. Atang disebut merupakan petugas keamanan atau satpam, sementara Odg disebut sebagai saksi dalam persoalan tersebut.
Namun, setelah laporan dibuat, hingga kini belum terdengar secara jelas bagaimana kelanjutan penanganannya. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai apakah laporan tersebut telah ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan dan pendalaman oleh pihak berwenang.
Apabila dugaan tersebut benar, pengeluaran pasir timah dari KIP tanpa prosedur yang semestinya tentu perlu mendapat perhatian serius. Terlebih, aktivitas produksi dan pengelolaan hasil tambang seharusnya dapat dipertanggungjawabkan serta tercatat secara transparan.
Awak media telah melakukan konfirmasi kepada Satpolairud Polres Bangka untuk meminta penjelasan mengenai dugaan pengeluaran pasir timah tersebut serta perkembangan laporan yang disebut telah dibuat.Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban resmi dari pihak Satpolairud Polres Bangka.
Media ini masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan, termasuk Pjo, Atg, Odg maupun pengelola KIP terkait.
Masyarakat berharap aparat berwenang dapat memberikan kejelasan mengenai status laporan tersebut dan memastikan apabila terdapat dugaan pelanggaran, proses penanganannya dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(Citra)
