
PANGKALPINANG – Dugaan pengeluaran besi dalam skala besar dari kawasan Smelter SJI di Ketapang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, aktivitas tersebut diduga melibatkan seorang pengatur lapangan.
Menurut informasi yang diterima awak media, orang tersebut diklaim pernah mengaku sebagai oknum anggota. Namun, hingga berita ini diterbitkan, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum ada pernyataan resmi dari institusi terkait yang membenarkan maupun membantahnya.
Awak media juga memperoleh informasi bahwa besi diduga dikeluarkan dari kawasan Smelter SJI menggunakan alat berat jenis forklift. Selain itu, beredar dugaan bahwa besi tersebut kemudian didistribusikan kepada pihak tertentu. Seluruh informasi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum.
Dalam upaya memperoleh konfirmasi, awak media telah menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk Kapolsek Bukit Intan, melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diterima.Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar, mengungkap apabila terdapat pelanggaran hukum, serta menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka kepada publik.
Media ini membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Citra)
