
BANGKA SELATAN – Aktivitas tambang timah yang diduga masih berlangsung di kawasan Bakau Baher, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan legalitas aktivitas tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, aktivitas penambangan di kawasan tersebut disebut-sebut masih berlangsung. Namun, informasi ini masih berupa dugaan dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang mengenai status legalitas kegiatan tersebut.
Masyarakat menilai, apabila aktivitas tersebut terbukti dilakukan tanpa izin atau melanggar ketentuan yang berlaku, maka penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Selain berpotensi melanggar aturan di bidang pertambangan, aktivitas di kawasan pesisir juga dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak terhadap ekosistem mangrove dan lingkungan sekitar.
Warga juga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap kawasan Bakau Baher guna mencegah kerusakan lingkungan serta memastikan setiap aktivitas pertambangan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas tambang timah di kawasan Bakau Baher.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.Masyarakat berharap aparat segera melakukan penyelidikan dan memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik mengenai hasil pemeriksaan di lapangan, sehingga tercipta kepastian hukum dan perlindungan terhadap lingkungan di kawasan Bakau Baher.(Citra)
