
Bangka Tengah – Upaya awak media untuk mengonfirmasi terkait peristiwa korban meninggal dunia serta tidak terpasangnya plang anggaran pada proyek pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, belum membuahkan penjelasan dari pihak pelaksana proyek.
Konfirmasi dilakukan kepada mandor proyek melalui pesan WhatsApp. Dalam balasan singkatnya, mandor hanya menjawab, “Langsung telepon Pak Babin-nya aja ya.”
Jawaban tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, awak media bermaksud meminta klarifikasi kepada pihak pelaksana proyek mengenai insiden yang terjadi serta alasan tidak dipasangnya papan informasi atau plang anggaran di lokasi pekerjaan.
Namun, pihak mandor justru mengarahkan konfirmasi kepada Babinsa.Atas jawaban tersebut, muncul pertanyaan publik mengenai apa dasar Babinsa dijadikan pihak yang diminta memberikan penjelasan terkait proyek tersebut.
Masyarakat berharap ada kejelasan mengenai peran masing-masing pihak agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana proyek mengenai penyebab korban meninggal dunia maupun alasan tidak dipasangnya papan informasi proyek di lokasi pembangunan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Citra)
