
PANGKALPINANG — Akun TikTok yang mengatasnamakan News Digital Babel menjadi sorotan setelah muncul persoalan terkait konten yang dipublikasikan di media sosial.Akun tersebut dipersoalkan karena sejumlah materi yang diunggah dinilai memiliki kemiripan dengan pemberitaan yang sebelumnya telah dipublikasikan oleh media atau akun lain.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai orisinalitas konten serta etika dalam mengelola kanal informasi di media sosial.Selain persoalan konten, muncul pula tudingan bahwa akun tersebut berkaitan dengan aktivitas penipuan. Persoalan tersebut perlu dibuktikan melalui fakta dan bukti yang jelas agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang keliru.
Masyarakat pengguna media sosial diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap akun yang mengatasnamakan kanal berita. Jangan mudah percaya terhadap informasi, permintaan uang, maupun komunikasi yang mengatasnamakan media sebelum identitas dan kebenarannya dipastikan.
Jika terdapat pihak yang merasa dirugikan, bukti-bukti terkait dapat dikumpulkan dan dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.Sementara itu, terkait dugaan penjiplakan konten, publik dapat membandingkan waktu publikasi, isi berita, foto, dan video dengan sumber yang pertama kali menerbitkan materi tersebut
.Media digital seharusnya dibangun dengan kreativitas, verifikasi, dan karya jurnalistik yang bertanggung jawab—bukan sekadar mengejar eksistensi.Pihak pengelola News Digital Babel juga diharapkan memberikan klarifikasi atas berbagai persoalan yang menjadi sorotan publik tersebut.(Citra)
