
TOBOALI, BANGKA SELATAN — Aktivitas pertambangan timah di kawasan Tamayeng, Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, menjadi sorotan. Kegiatan tersebut diduga berlangsung di kawasan yang disebut sebagai hutan produksi dan menggunakan alat berat berwarna biru merek Kobelco.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Anas diduga menjadi salah satu pengurus aktivitas tambang timah di lokasi tersebut. Sementara Dika disebut-sebut sebagai pihak yang diduga memberikan modal untuk menjalankan aktivitas pertambangan.
Informasi yang diterima juga menyebutkan bahwa material timah dari aktivitas tersebut diduga disetorkan kepada Angga, yang disebut sebagai penampung timah yang beralamat di Teladan, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.Angga juga disebut-sebut berani mengambil harga timah yang relatif tinggi dari para penambang.
Namun, informasi mengenai aktivitas dan peran masing-masing pihak tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut.Sorotan semakin menguat karena aktivitas tersebut diduga berlangsung di kawasan hutan produksi. Aparat penegak hukum dan instansi terkait diharapkan turun langsung untuk memastikan status kawasan, legalitas aktivitas tambang, asal-usul material timah, serta dugaan rantai penampungannya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh klarifikasi resmi dari Anas, Dika maupun Angga. Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan.(Citra)
