
BELINYU – Jembatan Air Abik yang berada di Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, hingga kini belum juga diperbaiki setelah putus diterjang banjir pada 2 Januari 2026.Memasuki tanggal 15 Juli 2026, kondisi jembatan tersebut telah terbengkalai selama hampir enam bulan.
Padahal, jembatan itu merupakan akses penting yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, mengangkut hasil kebun, hingga keperluan pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Lambannya penanganan pembangunan kembali jembatan menimbulkan keluhan di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal.
Menurut warga, putusnya jembatan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat yang bergantung pada kelancaran akses jalan penghubung tersebut.
Masyarakat Air Abik berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait pembangunan jembatan permanen. Setelah hampir enam bulan menunggu, warga menilai sudah saatnya ada tindakan nyata agar persoalan yang mereka hadapi tidak terus berlarut-larut.(Citra)
