
BANGKA – Aktivitas tambang timah diduga kembali marak di kawasan samping Jalan Pantai Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Lokasi yang menjadi sorotan disebut berada di sisi kiri jalan, sebelum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (H.C.) Ir. Soekarno, dengan jarak hanya sekitar 30 meter dari badan jalan.
Informasi yang diterima menyebutkan, aktivitas tersebut diduga dilakukan secara tertutup dan tersamarkan oleh rimbunan daun serta vegetasi di sekitar lokasi.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik, bagaimana aktivitas yang berada begitu dekat dengan jalan umum dapat berlangsung tanpa diketahui atau ditindak oleh pihak terkait.Keberadaan dugaan aktivitas pertambangan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan maupun keselamatan pengguna jalan apabila kegiatan benar dilakukan tanpa memperhatikan ketentuan teknis dan perizinan.
Masyarakat meminta aparat penegak hukum (APH) bersama instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Jika ditemukan adanya aktivitas pertambangan tanpa izin, masyarakat berharap tindakan tegas segera dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Jangan sampai aktivitas tambang ilegal baru ditindak setelah menjadi sorotan publik. Pengawasan di lapangan dipertanyakan: apakah benar tidak terlihat, atau justru sengaja dibiarkan?Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas tambang timah tersebut.(Citra)
