
PANGKALPINANG – Dugaan aksi pencurian besi di kawasan Smelter SJI, Ketapang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, kembali menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan informasi yang beredar, pengangkutan besi menggunakan mobil truk disebut terjadi hampir setiap malam dengan muatan yang diduga mencapai berton-ton.
Apabila informasi tersebut benar, nilai kerugian yang ditimbulkan diperkirakan tidak sedikit. Masyarakat pun mempertanyakan bagaimana aktivitas tersebut dapat berlangsung berulang kali serta meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Di sisi lain, beredar pula informasi yang menyebut bahwa besi hasil dugaan pencurian tersebut ditampung oleh seseorang yang dikenal dengan nama Pitot, yang disebut berada di kawasan Air Mawar, Kota Pangkalpinang. Hingga berita ini ditulis, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun putusan pengadilan yang membuktikan keterlibatan pihak yang disebut.
Masyarakat berharap Kepolisian dan instansi terkait segera mengusut tuntas dugaan pencurian tersebut, termasuk menelusuri jalur distribusi besi apabila memang ditemukan adanya tindak pidana. Penyelidikan yang transparan dinilai penting agar memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak terkait mengenai perkembangan penanganan dugaan kasus tersebut.(Citra)
