
BANGKA SELATAN — Kecelakaan maut kembali terjadi di lokasi tambang timah rakyat di wilayah Kabupaten Bangka Selatan. Seorang pekerja tambang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tanah di kawasan tambang timah Dusun Airbanten 2, Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai, Jumat (22/5/2026) sore.
Peristiwa tragis tersebut kembali menyoroti lemahnya aspek keselamatan kerja di aktivitas tambang timah rakyat yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Bangka Belitung.Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, korban merupakan seorang pria paruh baya berusia sekitar 60 tahun yang diketahui merupakan warga setempat.
Korban diduga sedang mencari batu terak timah bersama beberapa pekerja lainnya di dalam lubang tambang yang cukup dalam saat musibah terjadi.Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.
Saat itu korban bersama beberapa warga lain berada di dasar lubang tambang untuk mencari sisa batu timah.“Korban bersama beberapa orang sedang mencari batu terak timah di dalam lubang tambang,” ujar seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Namun tanpa diduga, dinding tanah di sekitar lubang tambang tiba-tiba longsor dan langsung menimbun para pekerja yang berada di bawah. Suasana panik pun pecah di lokasi tambang setelah teriakan meminta tolong terdengar dari dalam lubang.
Warga dan para pekerja tambang lainnya langsung berupaya melakukan pertolongan menggunakan alat seadanya. Dalam kejadian tersebut, satu orang dilaporkan sempat tertimbun hingga setengah badan namun berhasil selamat setelah dievakuasi warga.“Ada satu orang lagi sempat tertimbun setengah badan, tapi masih bisa diselamatkan. Korban ini yang tertimbun total,” ungkap warga lainnya.
Proses pencarian korban berlangsung dramatis. Para pekerja bersama warga sekitar berjibaku menggali material longsoran tanah secara manual demi menemukan korban yang tertimbun di dasar lubang tambang.Sekitar satu jam kemudian, korban akhirnya berhasil ditemukan.
Namun nahas, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah korban ditemukan berada di bawah ponton tambang di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut sontak membuat suasana di lokasi tambang berubah menjadi duka. Sejumlah warga tampak berkumpul menyaksikan proses evakuasi korban dari dalam lubang tambang.
Kepala Desa Pasir Putih, Iin Sandra, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tambang yang menyebabkan satu warga meninggal dunia tersebut.“Iya benar, ada warga yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di lokasi tambang,” ujarnya singkat.
Kecelakaan ini kembali menambah daftar panjang insiden maut di lokasi tambang timah rakyat di Bangka Belitung. Aktivitas tambang dengan kondisi lubang yang dalam dan minim standar keselamatan dinilai masih menjadi ancaman serius bagi para pekerja.
Warga sekitar berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait terhadap aktivitas tambang rakyat yang dinilai rawan kecelakaan. Selain itu, pengawasan terhadap keselamatan kerja juga dinilai perlu diperketat agar kejadian serupa tidak terus berulang dan kembali memakan korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, suasana duka masih menyelimuti kediaman korban di wilayah Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.(Citra)
