
OKI, Sumatera Selatan – Kondisi jalan rusak di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang tak kunjung diperbaiki hingga saat ini memunculkan dugaan adanya pembiaran oleh pihak terkait. Padahal, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan sebelumnya menjadi salah satu janji politik pasangan Muchendy–Suprianto saat Pilkada.

Fakta di lapangan menunjukkan, jalan dari Desa Srinanti hingga Desa Suka Damai masih dalam kondisi rusak parah, tanpa adanya penanganan serius, baik secara darurat maupun permanen. Kondisi ini semakin diperparah dengan minimnya penerangan jalan serta semak belukar yang menutup sisi kiri dan kanan jalan.Warga pun mulai mempertanyakan komitmen pemerintah daerah.“Sudah lama seperti ini, tapi belum ada perbaikan. Kalau dibiarkan terus, ini namanya pembiaran,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.
Padahal, Kecamatan Pedamaran dikenal sebagai salah satu penyumbang besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten OKI, dari sektor perikanan, perkebunan, peternakan, pajak kendaraan, hingga kontribusi perusahaan melalui CSR.Namun, kontribusi tersebut dinilai tidak sebanding dengan perhatian yang diberikan pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Jalan yang rusak ini merupakan akses alternatif penting bagi masyarakat karena jaraknya lebih dekat menuju pusat ibu kota kabupaten di Kayuagung dibandingkan jalur Simpang Sri Guna, Kecamatan Teluk Gelam.Informasi yang dihimpun menyebutkan, pihak DPRD OKI dari daerah pemilihan Pedamaran telah mengetahui kondisi ini.
Namun hingga kini, belum terlihat adanya langkah konkret dari Dinas PUPR OKI.Alasan yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa pemerintah masih memprioritaskan wilayah lain. Pernyataan ini justru memicu kekecewaan warga yang merasa wilayahnya terabaikan.“Kalau memang prioritas, kenapa kami terus dikesampingkan? Padahal saat Pilkada, suara dari sini besar,” ungkap warga lainnya.
Kondisi ini semakin menguatkan dugaan adanya pembiaran terhadap kerusakan infrastruktur yang sudah berlangsung lama tanpa tindakan nyata.Masyarakat kini mendesak Pemerintah Kabupaten OKI untuk segera mengambil langkah konkret dan tidak lagi menunda perbaikan.
Mereka juga menuntut agar janji politik yang pernah disampaikan tidak hanya menjadi retorika semata.Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR OKI terkait rencana perbaikan jalan tersebut.(Team)
