
Pangkalpinang – Dugaan bobroknya pengawasan di Lapas Narkoba Selindung, Kota Pangkalpinang, semakin mencuat ke permukaan. Narapidana diduga masih bebas menggunakan alat komunikasi di dalam sel untuk mengendalikan jaringan bisnis narkoba, seolah jeruji besi tak lagi menjadi penghalang aktivitas kriminal.
Yang lebih mengejutkan, Kepala Lapas Narkoba Selindung, Novriadi, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait persoalan serius ini. Tidak adanya klarifikasi resmi justru memicu kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang sedang ditutupi.
Informasi yang beredar menyebutkan, penggunaan ponsel oleh narapidana di dalam lapas bukan lagi rahasia. Bahkan, aktivitas tersebut diduga berlangsung secara terstruktur dan masif, melibatkan jaringan di luar lapas yang tetap dikendalikan dari balik sel tahanan.
Situasi ini jelas menjadi tamparan keras bagi sistem pemasyarakatan. Lapas yang seharusnya menjadi tempat pembinaan justru diduga berubah menjadi “markas aman” bagi pengendali narkoba. Lemahnya pengawasan hingga kemungkinan keterlibatan oknum internal pun tak bisa dikesampingkan.
Jika benar praktik ini dibiarkan, maka bukan hanya mencoreng institusi, tetapi juga menunjukkan adanya pembiaran terhadap kejahatan terorganisir dari dalam lembaga negara. Publik pun berhak mempertanyakan: di mana fungsi pengawasan? dan siapa yang bertanggung jawab?
Sejumlah pihak mendesak Kementerian Hukum dan HAM serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Razia besar-besaran, pemeriksaan petugas, hingga penelusuran aliran komunikasi dan transaksi menjadi langkah mendesak yang tidak bisa lagi ditunda.
Kasus ini bukan sekadar pelanggaran disiplin, melainkan indikasi kuat adanya sistem yang bocor dan rawan disusupi kepentingan ilegal. Jika tidak segera ditindak tegas, bukan tidak mungkin praktik serupa akan terus berlangsung dan semakin sulit diberantas.
Hingga berita ini diturunkan, Kalapas Narkoba Selindung tetap memilih diam. Sikap bungkam tersebut justru mempertegas sorotan publik: ada apa sebenarnya di balik tembok Lapas Selindung?(Citra)


