
TOBOALI, BANGKA SELATAN — BABEL NEWS UPDATE — Aktivitas pertambangan timah di kawasan Hutan Produksi Desa Kubu, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, kembali menjadi sorotan. Kegiatan tambang di kawasan tersebut disebut kembali berlangsung meski sebelumnya terjadi insiden yang menyebabkan seorang pekerja meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Kenang Triyono, yang disebut merupakan warga Desa Pijal, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.Informasi yang dihimpun menyebutkan, lokasi pertambangan tersebut diduga milik seseorang bernama Monok, sementara Agus, yang disebut menjabat sebagai Ketua RT di Dusun Pijal Jawe, Desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, disebut sebagai pengurus lokasi.
Meski demikian, dugaan kepemilikan dan peran masing-masing pihak tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Redaksi belum memperoleh keterangan langsung dari Monok maupun Agus terkait informasi tersebut.
Aktivitas Kembali Berlangsung, Keselamatan Jadi SorotanKembali beraktivitasnya tambang di kawasan yang disebut pernah memakan korban jiwa menimbulkan pertanyaan mengenai evaluasi keselamatan kerja dan pengawasan kegiatan pertambangan di lokasi tersebut.Publik berhak mengetahui apakah setelah insiden yang menewaskan Kenang Triyono, telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lokasi, keselamatan pekerja, serta legalitas kegiatan pertambangan di kawasan hutan produksi itu.
Jika aktivitas memang kembali berjalan, instansi berwenang perlu memastikan apakah kegiatan tersebut memiliki izin yang sesuai dan memenuhi ketentuan pertambangan serta kehutanan yang berlaku.Siapa Pemilik dan Pengurus Lokasi?
Dugaan bahwa lokasi tersebut berkaitan dengan Monok dan dikelola oleh Agus perlu ditelusuri lebih lanjut melalui klarifikasi serta pemeriksaan oleh pihak berwenang.
Penelusuran tidak semestinya hanya berfokus pada pekerja di lapangan, tetapi juga perlu mengungkap siapa pihak yang mengendalikan kegiatan, siapa yang bertanggung jawab atas operasional, dan bagaimana status perizinan pertambangan di kawasan tersebut.Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh konfirmasi langsung dari Monok maupun Agus. Karena itu, informasi mengenai dugaan kepemilikan dan pengelolaan lokasi masih harus diverifikasi.
BABEL NEWS UPDATE membuka ruang hak jawab bagi Monok, Agus, serta pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan. Redaksi juga akan memantau perkembangan aktivitas tambang di Hutan Produksi Kubu dan menunggu keterangan resmi dari instansi berwenang.Catatan: Dugaan kepemilikan dan pengelolaan dalam pemberitaan ini belum merupakan fakta yang telah terverifikasi.(Citra)
