
BANGKA BARAT — Aktivitas pertambangan timah menggunakan alat berat dilaporkan kembali terlihat di kawasan arah Jembatan Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.
Aktivitas tersebut menjadi perhatian karena penggunaan alat berat dalam kegiatan pertambangan dapat menimbulkan dampak terhadap kondisi lahan dan lingkungan apabila dilakukan tanpa mengantongi perizinan serta memenuhi ketentuan yang berlaku.
Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, aktivitas pengerukan menggunakan alat berat masih berlangsung di kawasan tersebut. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai legalitas kegiatan, termasuk siapa pihak yang bertanggung jawab dan apakah lokasi tersebut berada dalam wilayah perizinan pertambangan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Jika ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat meminta agar tindakan dilakukan secara transparan dan tidak hanya berhenti pada pemeriksaan di lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status perizinan aktivitas tambang tersebut maupun identitas pemilik alat berat yang beroperasi di kawasan arah Jembatan Belo Laut.
Prinsip keberimbangan tetap dikedepankan. Pihak yang disebut atau pihak terkait diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi atas informasi tersebut.(Team)
